Yuk, Hadir! Menyingkap Tabir Yerusalem

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump baru saja mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israeal. Wujud pengakuan itu ditandai dengan pemindahan kantor Kedubes Amerika Serikat untuk Israel yang sebelumnya di Kota Tel Aviv ke Kota Yerusalem.

Keputusan kontroversial memicu amarah dunia. Bagaimana tidak, Isarel yang sejatinya menjajah tanah Palestina diakui kedaulatannya. Demonstrasi pecah di berbagai negara. Bukan hanya di negeri yang mayoritas penduduknya muslim, tetapi juga di negerinya Trump sendiri. Negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) menggelar pertemuan darurat di Istanbul, Turki.

Lalu, mengapa Yerusalem menjadi “istimewa” bagi Israel dan Amerika Serikat? Mengapa pula Yerusalem memiliki tempat istimewa di negara-negara muslim?

Bila Anda ingin mengetahui “keistimewaan” Yerusalem, hadiri Majlis Dhuha yang akan diselenggarakan pada Ahad (24/12) pukul 06.00 di Aula Soenarjo Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia Jalan Sudirman 90 Patrang, Jember. Majlis Dhuha kali ini mengangkat tema Menyingkap Tabir di Balik Kota Yerusalem dengan pembicara Ustadz H. Nandang Burhanudin, Lc (tokoh Forum Umat Islam Jawa Barat, alumnus Al Ahzar Mesir, dan kontributor dakwatuna.com). (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *