Motivasi Wali Santri MADINA

STADIUM GENERAL: Ustadz Abu Hasan, SPd, Al Hafidz (dua dari kanan), saat memberikan motivasi kepada para wali santri MADINA.

 

PARA wali santri MADINA Ibnu Katsir (Ibka) Jember, Sabtu (17/2), berkumpul di aula Pondok Pesantren Alquran (PPA) Ibka Putra di Jalan Mangga, Patrang. Mereka mendapat suntikan motivasi dari Mudir PPA Ibka Jember Ustadz Abu Hasan, SPd, Al Hafidz.

Tahun ini lembaga pendidikan nonformal setara SD itu menerima 24 orang santri baru. Para santri baru itu akan mengikuti proses pendidikan selama 6 tahun. Target utama MADINA adalah sebelum lulus para santri bisa menyelesaikan setoran hafalan Quran 30 juz.

Ustadz Abu mengatakan, sangat penting bagi orang tua untuk bisa memotivasi dan mengarahkan anaknya untuk hafal Alquran sebelum usia 10 tahun. Sebab, para ulama salafus shalih terdahulu semuanya sudah hafal Quran sebelum usia 10 tahun. “Akan ada banyak keberkahan yang mengikuti anak-anak,” katanya.

Dia mengatakan, sebagai lembaga yang masih baru, MADINA memiliki banyak kekurangan dan sejumlah kelebihannya. Kekurangan yang pasti tampak adalah keterbatasan sarana. “Ini semua akan menjadi suka duka angkatan pertama. Dan ijazah pendidikan saat lulus nanti ijazah paket A,” tandasnya.

Karena itu, Ustadz Abu berharap, para orang tua siap untuk memberikan pengobarbanan terbaik demi mengawal buah hati bisa hafal Quran sebelum baligh. Sebab, dana yang dimiliki lembaga pun amat terbatas.

Tetapi, MADINA berkomitmen untuk menyediakan sumber daya manusia (SDM) terbaik. Ustadz yang akan membimbing adalah penghafal Quran 30 juz mutqin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *