Santri Putri Siap Lahir Batin Jalani Karantina

SIAP LANCARKAN HAFALAN: Para santri putri Pondok Pesantren Alquran (PPA) Ibnu Katsir (Ibka) Jember angkatan 1  foto bersama usai pelepasan karantina, Sabtu (31/3).

 

SEBANYAK 22 santri putri PPA Ibka Jember mulai Senin (2/4) akan menjalani karantina Quran sekitar 5 bulan lamanya. Karantina ini merupakan rangkaian awal dari wisuda Quran yang akan dilaksanakan awal September mendatang.

Pelepasan santri yang akan menjalani karantina dilaksanakan di kompleks PPA Ibka Putri Jember di Kaliwates, Sabtu (31/3). Hadir dalam acara itu Mudir PPA Ibka Ustadz Abu Hasan, SPd Al Hafidz, mudir PPA Ibka Putri Ustadzah Nurhayati, bagian pembinaan Ustadzah Yayuk Siti Nurhaqimah, SPsi, serta Ustadz Laghoni, Al Hafidz. Selain itu, hadir pula muwakif gedung PPA Ibka Putri Bunda Hj Aliah M. Suharman.

Dalam acara itu, baik Ustadz Abu maupun Ustadz Laghoni mendoakan semua santri yang akan menjalani karantina bisa melancarkan hafalannya. Sehingga, semua santri putri angkatan 1 bisa naik panggung wisuda.

Untuk diketahui, agar bisa naik panggung wisuda, semua calon wisudawan harus memiliki hafalan lancar (mutqin) minimal 20 juz. Syarat tersebut naik dari angkatan 3 yang mengharuskan lancar minimal 15 juz. Karena itu, Ustadz Abu benar-benar meminta semua santri putri berkomitmen meningkatan kualitas hafalannya.

Menurut Sa’adah, salah seorang santri peserta karantina, dirinya dan teman-temannya satu angkatan telah siap lahir batin untuk menjalani karantina. Bagaimana pun karantina adalah perjuangan panjang yang amat menentukan nasib akhir mereka dalam hafalan Quran.

“Persiapan kami tentu lahir batin ya. Secara ruhiyah meningkatkan ibadah, dan tentu meluruskan niat. Kesehatan juga kami jaga agar tidak sampai sakit di tempat karantina. Harapannya, kami bisa lancar 30 juz, bukan hanya 20 juz,” kata Sa’adah, usai pelepasan.

Untuk kegiatan akademik di kampus IAIN, dia mengatakan, untuk sementara “dihentikan.” Artinya, para santri sampai akhir Agustus nanti benar-benar konsentrasi untuk menghafal sampai lancar. Setelah wisuda Quran, barulah mereka melanjutkan penyelesaian tugas akhir S1. “Bagaimana pun tujuan kami di sini adalah untuk menghafal Alquran,” tegasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *