Puncak KTQ, Mengabadikan KTQ di Puslitkoka

DIABADIKAN: Peserta putri saat halaqah tahfidz di Karantina Tahfidz Quran (KTQ) 3 lalu.

 

PUSAT Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia merasa bangga bisa memfasilitasi kegiatan Karantina Tahfidz Quran (KTQ) Ibnu Katsir (Ibka) Jember selama tiga tahun berturut-turut. Sebagai wujud apresiasi, Puslitkoka akan menamakan sebuah bukit di kawasan kebun Puslitkoka di Kaliwining dengan nama Puncak KTQ.

“Di kebun ini ada dataran tertinggi, sebuah bukit, yang bisa lah menampung 200-an orang. Untuk mengabadikan betapa berartinya KTQ bagi peningkatan spiritual di jajaran Puslitkoka, puncak itu kami namakan Puncak KTQ,” kata Direktur Puslitkoka Indonesia Dr Misnawi, saat penutupan KTQ.

Bahkan, dia ingin kerjasama penyelenggaraan KTQ antara Ibnu Katsir dengan Puslitkoka bisa berjalan jangka panjang. “Nanti akan kita buat kerjasama selama 30 tahun. Biar nanti siapa pun pengganti saya, kegiatan yang sangat bagus ini bisa berlanjut,” tegasnya, disambut takbir audiens.

Ketua Panitia KTQ 3 Ibka Dani Yusuf mengakui, bantuan tempat kegiatan oleh Puslitkoka sangat penting artinya. Sebab, tidak mudah menemukan tempat yang ideal untuk menampung ratusan orang dan nyaman buat kegiatan menghafal Alquran.

Apalagi, KTQ 3 lalu panitia diberi fasilitas sebuah gedung baru untuk menginap 253 peserta dan panitia. “Bahkan, gedung baru itu masih belum diresmikan. Tapi, pak direktur mengizinkan kita memakainya dulu,” ungkap Ketua Yayasan Ibka Jember Ustadz H. Khoirul Hadi, Lc.

KTQ 3 tahun ini dilaksanakan 4 sampai 10 Juni lalu. Sebanyak 202 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, bahkan Pati (Jawa Tengah) dan Tambalong (Kalimantan Selatan). Di akhir KTQ, mereka diwisuda sesuai dengan jumlah halaman Alquran yang telah dihafal, mulai dari seperempat juz sampai 2 juz. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *