
Setiap tahun, Hari Santri Nasional menjadi ruang refleksi bagi dunia pesantren untuk menengok kembali sejarah panjang perjuangan para ulama dan santri. Di tahun ini Yayasan Ibnu Katsir menghadirkan acara Zoom Akbar Hari Santri Nasional, sebuah pertemuan virtual yang menyatukan keluarga besar Ibnu Katsir dari berbagai penjuru, pengurus, asatidz, santri aktif, alumni, wali santri, hingga donatur.
Tema besar yang diusung adalah “Dari Pesantren untuk Kemerdekaan” yang bertujuan untuk mengembalikan kesadaran bahwa pesantren dan para santri adalah bagian penting dari sejarah lahirnya bangsa ini, bahwa santri hari ini tetap memikul amanah besar sebagai penjaga moral, ilmu, dan peradaban.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber dengan kapasitas keilmuan dan pengalaman yang luas:
Ustadz Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt.
Urgensi Tarbiyah di Usia Muda
KH Abdullah Muadz, S.Pd.I., M.Sc.
Profesionalitas Ustadz dan Santri
KH Syihabuddin Abdul Mu’iz Al Hafidz
Karakter Pemuda yang Dibanggakan Rasulullah
Persiapan kegiatan dimulai sejak 21 Oktober 2025. Panitia dibentuk, tugas dibagi, dan koordinasi dilakukan secara intens. Acara akhirnya dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025 (6 Jumadil Awal 1447 H) pada pukul 19.00–21.30 WIB
Salah satu hal yang berkesan adalah besarnya antusiasme dari seluruh keluarga besar Ibnu Katsir. Ratusan wajah hadir di layar, menyimak, menyapa, dan mengirimkan doa. Banyak yang mengungkapkan kebahagiaan bisa berkumpul dalam satu momen yang penuh semangat kebersamaan ini.
Melalui kegiatan ini, disampaikan harapan besar bahwa santri Indonesia, memiliki jiwa kesatria, berani tampil sebagai pelopor kebaikan, menjadi pribadi yang orientasinya memberi dan memperbaiki, bukan hanya menerima, menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
