250 Jamaah SDK Solo Studi Banding ke Ibnu Katsir Jember, Perkuat Sinergi Dakwah Berbasis Al-Qur'an

Pondok Pesantren Al-Qur’an Ibnu Katsir 1 Jember menerima kunjungan studi banding dari sekitar 250 anggota Komunitas Sekolah Dasar Kehidupan (SDK) Solo pada 5 Juli 2026. Rombongan yang datang menggunakan empat bus besar dan satu bus medium ini disambut hangat oleh jajaran pengurus Yayasan Ibnu Katsir Jember dalam suasana penuh kekeluargaan.

SDK merupakan komunitas pengajian yang didirikan oleh almarhum KH. Syamsuri, bersama Kyai Abu Hasanuddin dan KH. Syihabuddin (Isykarima) yang turut membina perjalanan dakwah komunitas tersebut. Saat ini, rombongan dipimpin oleh Ketua SDK, Ustadz Prihanto Riyas.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi banding, mengenal lebih dekat sistem pendidikan Al-Qur’an di Ibnu Katsir, sekaligus mempererat ukhuwah antarlembaga dakwah.

Sesampainya di Jember, rombongan langsung menuju lingkungan PPA Ibnu Katsir 1 Jember. Setelah beristirahat, membersihkan diri, dan menikmati sarapan, seluruh peserta mengikuti sesi penyambutan dan pemaparan mengenai sejarah, visi, misi, serta berbagai program pendidikan yang dijalankan Yayasan Ibnu Katsir Jember.

Melalui sesi ini, para peserta memperoleh gambaran mengenai pembinaan tahfizh Al-Qur’an, pendidikan karakter, hingga berbagai program dakwah yang selama ini dikembangkan Ibnu Katsir. Kajian ringan nan hangat yang disampaikan oleh Kyai Abu seolah melepas lelah para jamaah SDK setelah melakukan perjalanan panjang.

Sebagai bentuk penyambutan, Yayasan Ibnu Katsir juga menghadirkan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) di area pesantren. Para tamu dapat membeli berbagai produk olahan kopi dan kakao khas Jember tanpa harus meninggalkan lokasi.

Usai kegiatan di pesantren, rombongan melanjutkan makan siang bersama di Wahade, rumah makan milik Kyai Abu Hasanuddin, sebagai bentuk jamuan sekaligus mempererat silaturahmi.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Outlet Edamame Mitra Tani 27 Jember untuk berburu oleh-oleh khas Jember, sebelum menikmati suasana sore di Pantai Bentar, Probolinggo, yang difasilitasi oleh owner The Lawu Group, Abah Aziz.

Bagi keluarga besar Ibnu Katsir, kunjungan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Menyambut 250 tamu sekaligus tentu memerlukan persiapan yang matang, mulai dari pengaturan parkir bus, konsumsi, hingga pendampingan selama kegiatan.

Untuk menjamu rombongan, panitia menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk sekitar tujuh kuintal jeruk, tape khas daerah, konsumsi, serta berbagai keperluan lainnya.

Pengurus juga memberikan pendampingan berupa tour guide selama perjalanan. Setiap bis mendapatkan satu tour leader dari Ibnu Katsir selama di Jember. Hanya saja, saat mengantarkan ke Probolinggo, hanya tiga dari lima bus yang memperoleh pendamping. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada kunjungan-kunjungan berikutnya.

Rombongan SDK mengaku sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan keluarga besar Ibnu Katsir. Mereka merasakan pelayanan yang hangat, tertata, dan penuh perhatian sejak kedatangan hingga perjalanan menuju destinasi berikutnya.

Ketua SDK, Ustadz Prihanto Riyas, bahkan menyampaikan bahwa jumlah peserta yang hadir kali ini masih belum mewakili seluruh anggota komunitas. Dari sekitar 600 anggota SDK, baru sekitar 250 orang yang berkesempatan mengikuti perjalanan ini. Ia berharap kunjungan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak pada kesempatan mendatang.

Usai mengantarkan rombongan hingga wilayah Probolinggo, sebagian pengurus Ibnu Katsir menyempatkan singgah di Rumah Qur’an Nurul Ikhlas Ibnu Katsir 8 Probolinggo, yang saat ini sedang dikembangkan sebagai pusat pembinaan Al-Qur’an di wilayah tersebut.

Kunjungan SDK Solo bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana saling belajar dan berbagi pengalaman dalam membangun masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur’an. Bagi Yayasan Ibnu Katsir Jember, momentum ini menjadi pelajaran berharga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sinergi dakwah, serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap tamu yang berkunjung.

Semoga silaturahmi ini menjadi awal dari kolaborasi dakwah yang semakin luas dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.