Sekolah Ayah Ibu (SAI) TK-Qur'an Ibnu Katsir: Menguatkan Peran Orang Tua dalam Mendampingi Proses Belajar Anak

Dalam dunia pendidikan anak usia dini, sinergi antara sekolah dan rumah menjadi kunci utama keberhasilan pembelajaran. Berangkat dari filosofi bahwa proses pendidikan bukan hanya tanggung jawab anak, melainkan juga orang tua, TK-Qur’an Ibnu Katsir menghadirkan program Sekolah Ayah Ibu (SAI) sebagai fasilitas upgrading bagi para wali murid agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik, khususnya dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.

Sekolah Ayah Ibu merupakan program edukatif yang dirancang khusus untuk para orang tua. Tujuan utamanya adalah:

  • Memberikan pemahaman tentang tumbuh kembang anak.
  • Mengedukasi orang tua mengenai pola pengasuhan yang tepat.
  • Menyelaraskan proses pembelajaran di sekolah dengan aktivitas belajar di rumah.

Dengan adanya pemahaman yang sama antara guru dan orang tua, diharapkan target pembelajaran dapat dicapai secara optimal karena dilakukan secara dua arah: di sekolah dan di rumah.

Peserta Sekolah Ayah Ibu adalah seluruh wali murid, baik ayah maupun ibu. Program ini bersifat wajib dan dilengkapi dengan sistem presensi kehadiran.

Menariknya, sebagian besar wali murid merupakan ibu bekerja. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan, terutama terkait waktu. Di hari kerja mereka pulang pada sore hari, sedangkan akhir pekan biasanya menjadi waktu khusus untuk keluarga. Meski demikian, tingkat kehadiran tetap menjadi indikator penting dalam pelaksanaan program ini.

Respons para peserta sangat positif. Banyak wali murid memberikan testimoni tentang manfaat yang mereka rasakan. Bahkan, sebagian menjadikan kegiatan ini sebagai rutinitas yang dinanti karena dirasakan berdampak nyata terhadap pola asuh dan pemahaman mereka dalam mendampingi anak.

Materi Sekolah Ayah Ibu telah dituangkan dalam silabus yang terstruktur. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Piramida belajar anak
  • Fiqih puasa
  • Kesehatan anak
  • Dan berbagai tema lain seputar parenting serta pendidikan karakter

Materi-materi tersebut dirancang untuk memperkuat peran ayah dan ibu secara seimbang, baik dari sisi psikologis, spiritual, maupun kesehatan.

Keberhasilan Sekolah Ayah Ibu diukur melalui beberapa indikator, antara lain:

  • Tingkat kehadiran peserta
  • Ketepatan waktu dan kelancaran pelaksanaan acara
  • Persentase partisipasi aktif wali murid
  • Adanya perubahan sikap dan perilaku orang tua dalam memahami dan mendampingi anak

Indikator terpenting adalah adanya dampak nyata, yaitu meningkatnya pemahaman orang tua terhadap proses pendidikan anak, serta perubahan positif dalam pola asuh di rumah.

Sebelumnya, pernah diadakan program lanjutan dalam bentuk komunitas kecil seperti focus group discussion. Namun, karena kesibukan mayoritas wali murid yang bekerja, konsistensi pertemuan menjadi tantangan tersendiri.

Ke depan, pengembangan komunitas orang tua tetap menjadi harapan, dengan mempertimbangkan format yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta waktu para wali murid.